Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

Pengecut

Gambar
  Sudah berapa kereta yang melaju hari ini? membawa pergi seluruh perasaan menuju kota lain Sedang aku hanya diam memerhatikan laju kereta -dan perasaan yang pergi bersamanya. Sudah setengah hari sepertinya. Tetiba seorang remaja tanggung yang mukanya kusut mendekatiku             “Saya seorang pengecut, kak” Kemudian saya menoleh ke belakang dan hanya mendapati sepi             “Kenapa?”             “Saya selalu pergi dan lari” Aku menyiritkan dahi. Anak itu diam menatap kosong, sampai begitu lama. Ia menerawang ke suatu ketika yang entah Aku ikut terdiam, namun kata katanya berputar bak bianglala dalam kepalaku Pengecut selalu pergi dan lari Lantas, sedang apa aku di sini? –dari arsip dokumen usang 16/12/2020 : 12.23 pm

Dunia

Gambar
Di suatu sore yang gerimis aku melihat seorang anak perempuan dengan pakaian lembap dan lusuh sedang memakan sepotong roti bertabur meses coklat. Tentu roti itu entah ia dapatkan dari mana, tapi matanya berbinar melahap rizkinya hari itu. Aku menghampirinya sembari meneduh dari percikan air langit yang kian bergerombol. Ia peka dengan kehadiranku, gestur tubuhnya bicara      "Kamu tinggal di mana?", aku bertanya agak canggung Kemudian ia menunjuk suatu arah,     "Di sana?", aku memerhatikan arah jari telunjuknya, tapi yang kutemukan adalah macet lampu merah ibu kota. Kumudian ia -sembarang- menunjuk arah yang lain.      "Jadi, di mana?"     "Di mana-mana, Tidak di mana-mana" Aku tersenyum,      "Tidak apa-apa"     "Tidak apa-apa tidak punya rumah?"     "Tidak apa-apa jika tidak punya rumah, kamu bisa berkelana melihat dunia"     "Benar", ia tersenyum seperti tidak ada beban dipundaknya   ...